Tampilkan postingan dengan label Wisata Jawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Jawa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Oktober 2011

Info Wisata: Gunung Bromo

Gunung Bromo, merupakan objek wisata yang sudah sering kita dengar dan mungkin anda juga sudah mengunjunginya. Terletak di Provinsi Jawa Timur, gunung ini termasuk dalam kategori gunung yang masih aktif. Gunung Bromo memiliki ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi. Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). 

Untuk mencapai ke lokasi Gunung Bromo terdapat beberapa alternatif jalur, antara lain dari Pasuruan-Warung Dowo-Tosari-Wonokitri-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 71 km, Malang-Tumpang-Gubuk Klakah-Jemplang-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 53 km, dan Jemplang-Ranu Pani-Ranu Kumbolo, 16 km. Atau dari Malang-Purwodadi-Nongkojajar-Tosari-Wonokitri-Penanjakan sekitar 83 km. Dari Malang ke Ranu Pani menggunakan mobil sekitar 70 menit, yang dilanjutkan berjalan kaki ke Puncak Semeru sekitar 13 jam.

Disana kita juga dapat menyewa mobil jeep yang disediakan oleh penduduk sekitar dengan tarif yang telah ditentukan. Anda tidak perlu khawatir karena tarif diantara pemilik jeep sudah seragam. Jeep akan mengantarkan kita untuk menuju ke lokasi Pananjakan dimana lokasi ini merupakan spot yang tepat untuk melihat matahari terbit di pagi hari. Jadi kami sarankan anda agar dapat sampai di sana sebelum matahari terbit. Di Pananjakan ini kita dapat juga menikmati keindahan pemandangan dari Gunung Bromo, Gunung Batok dan Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa.

Setelah puas menyaksikan matahari terbit, kita langsung diantar menuju ke Gunung Bromo dengan menggunakan jeep tadi melewati lautan pasir yang luas. Setelah itu kita dapat menyewa kuda dari masyarakat untuk menuju ke anak tangga pendakian Gunung Bromo. Tarif penyewaan kuda ini sekitar Rp 70.000. Atau kita juga dapat memilih untuk berjalan kaki untuk menuju ke anak tangga tadi. Sesampainya kita di ujung anak tangga, kita masih harus menaiki anak tangga yang jumlahnya mencapai 250 anak tangga untuk dapat melihat langsung kawah Gunung Bromo. Di puncak Gunung Bromo yang tingginya 2.392 m dari permukaan laut, kita dapat melihat kawah Gunung Bromo yang mengeluarkan asap. Pemandangan sekeliling dari atas juga tidak kalah indahnya, sebuah lautan pasir dengan Pura ditengah-tengahnya.

Senin, 03 Oktober 2011

Pesona Pulau Jawa: Candi Prambanan


Candi Prambanan, merupakan salah satu candi yang menjadi kebanggaan di Indonesia. Candi Prambanan ini terletak di perbatasan Kabupaten Klaten dan Kabupaten Sleman. Sebuah daerah diantara Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Prambanan merupakan kelompok candi yang dibangun oleh raja-raja Dinasti Sanjaya pada abad IX.

Sifat keagamaan candi Prambanan yang Hinduistis itu antara lain dapat diketahui dari susunan pantheon atau arca-arca dan juga relief-relief cerita yang dipahatkannya. Seni hias yang sangat menarik di kompleks Candi Prambanan ini adalah hiasan-hiasan yang berupa relief arca dewa Lokapala (8 dewa penjaga arah mata angin) yang dipahatkan pada dinding luar kaki Candi. Disamping itu, juga terdapat relief cerita Ramayanadan Kresnayana. Relief Ramayana dipahatkan pada dinding dalam pagar langkan Candi Siwa di candi Brahma. Relief Kresnayana dipahatkan pada dinding dalam pagar langkan Candi Wisnu. Selain relief arca Dewa Lokapala, relief Ramayana, dan Kresnayana, seni hias di kompleks Candi Prambanan yang menonjol adalah hiasan yang lazim disebut motif prambanan, yaitu suatu hiasan pada batur candi yang berupa seekor singa yang dalam posisi duduk diapit oleh pohon kapaltaru (= pohon hayati/pohon kehidupan). Hiasan semacam ini hanya terdapat di candi Prambanan sehingga disebut dengan motif candi prambanan. Hiasan-hiasan lainnya yang banyak menghiasi dinding luar batur candi adalah pohon kalpataru yang diapit sepasang mahluk kayangan yang lazim disebut kinara-kinari (= mahluk berkepala manusia berbadan burung).

Secara garis besar data fisik tentang kompleks Candi Prambanan dapat diuraikan sebagai berikut : pada halaman pertama (paling sakral) terdapat 3 candi utama, 3 candi perwara, 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut/patok. Kesemua candi dihalaman utama tersebut telah berhasil direkonstruksi lagi sedangkan dari 224 candi perwara di halaman kedua, hanya beberapa candi perwara yang telah berhasil direkonstruksi. Saat ini baru dilakukan usaha-usaha untuk mencoba merekonstruksi beberapa candi perwara lainnya. Adapun ukuran masing-masing candi yang berhasil diketahui adalah : candi Siwa luasnya 34 x 34 meter ; tinggi 47 meter. Candi Brahma 20 x 20 meter ; tinggi 33 meter. Candi Wisnu 20 x 20 meter ; tinggi 33 meter. Candi Nandi 16,71 x 15,21 meter ; tinggi 27,06 meter. Candi A 14,37 x 14,37 meter ; tinggi 24,53 meter. Candi B 14,41 x 14,37 meter ; tinggi 24,36 meter.

Candi yang paling besar adalah candi Siwa yang mempunyai ketinggian 47 m, sedang yang lainnya adalah candi Brahma dan candi Wisnu yang letaknya di sebelah kanan dan kiri candi Siwa. Di sekitar candi Prambanan dapat dikunjungi pula beberapa candi Budha seperti candi Sajiwan, candi Lumbung, candi Sewu dan candi Plaosan.

Jadi, tertarik untuk berkunjung ke Candi Prambanan? Ayo, tunggu apalagi, segera rencanakan jadwal travelling anda selanjutnya ke Candi Prambanan. Hanya di Indonesia!